KREATIVITAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP SEMANGAT BELAJAR Salma Shifatia Thursina Mahasiswa Jurusan PPB kelas A NIM: 0901268

Dalam kehidupan, kreativitas memiliki peran yang teramat penting, hingga sebagian orang kini mulai menyadari bahwa kreativitas adalah salah satu pendorong kesuksesan. Kreativitas merupakan kemampuan untuk membuat keterkaitan-keterkaitan yang tak terpikirkan oleh oranglain disekitar kita. Inti dari kreativitas sendiri adalah ekspresi diri. Oleh karena itu, kreativitas selalu berbeda satu sama lain, seperti sidik jari kita. Berdasarkan susunan genetika yang luar biasa rumit serta keunikan pengalaman hidup masing-masing, keberagaman setiap manusia muncul. Dan keberagaman inilah yang menjadi dasar kreativitas.
Dalam artikel ini, pembahasan mengenai kreativitas akan lebih diarahkan pada pengaruhnya terhadap semangat belajar peserta didik. Karenanya yang akan menjadi point pembahasan adalah pengertian kreativitas, keberadaan kreativitas dalam diri serta pengaruhnya terhadap semangat belajar itu sendiri.
Apakah kreativitas itu?
Sebagian besar masyarakat kita memiliki keyakinan umum, bahwa kreativitas adalah sesuatu yang dianggap merupakan sifat bawaan yang tidak bisa diolah. Karenanya hanya akan ada dua kemungkinan: Kreatif atau tidak.
Inilah yang selanjutnya akan menjadi cikal bakal asumsi-asumsi sempit lainnya tentang kreativitas. Diantaranya, ada anggapan bahwa orang kreatif adalah mereka yang unggul dalam berkarya, membuat berbagai produk, menggubah musik, melukis atau berkreasi dalam berbagai karya keindahan. Padahal, kreativitas lebih luas daripada itu. Karena kreativitas tidak hanya berbicara tentang membuat sebuah produk, tetapi lebih kepada bagaimana kita menemukan hal-hal yang luar biasa dibalik hal-hal yang tampak biasa, bagaimana kita mampu memunculkan ide-ide baru, menyelesaikan masalah dengan cara yang khas dan untuk lebih meningkatkan imajinasi, perilaku dan produktivitas kita.
Supriadi (2001) “Menyimpulkan bahwa pada intinya kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.”
Dan ini hanya akan terjadi apabila ada interaksi yang luar biasa antara kedua belahan otak, bukan hanya berasal dari belahan otak kanan saja.
Irwan SGM (2008), “Bila perkembangan fungsi otak kiri dan otak kanan kita seimbang, setiap sel otak mampu berkembang mencapai kira-kira 20.000 cabang atau dendrit. Setiap lokasi rangkaian dendrit ini mampu untuk menempatkan sejumlah informasi dan fakta. Bila dihitung secara matematis maka sel otak ini akan mencapai jumlah yang begitu besar dan tidak terkira hebatnya. Bahkan para pakar otak menyatakan bahwa kemungkinan jalinan dendrit lebih banyak dibandingkan jumlah atom yang terkandung di alam semesta ini.”
Restak dalam Let’s Be Creative! menyatakan, “otak manusia dapat menyimpan informasi lebih banyak daripada seluruh perpustakaan di dunia”. Karenanya otak merupakan elemen utama dalam kreativitas.
Apakah kreativitas sudah ada sejak lahir dan akan terus ada dalam diri kita?
John Kao (1996) “Kita semua memiliki kemampuan kreatif yang mengagumkan, dan kreativitas bisa diajarkan dan dipelajari”. Hasil riset menunjukkan bahwa kreativitas mulai hilang pada masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Ide orisinal sebagai wujud dari kreativitas seseorang perlahan tetapi pasti pada hampir setiap orang mengalami penurunan. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Ada 2 faktor yang sangat berpengaruh terhadap penurunan keorisinilan (kreativitas) kita, yaitu: rutinitas kerja dan aturan-aturan yang ada dalam hidup kita.
Bagaimana kreativitas dapat berpengaruh terhadap semangat belajar?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu kembali pada definisi kreativitas. Telah disebutkan sebelumnya bahwa kreatifitas adalah kemampuan menemukan hal-hal yang luar biasa dibalik hal-hal yang tampak biasa, kemampuan memunculkan ide-ide baru, menyelesaikan masalah dengan cara yang khas dan kemampuan untuk lebih meningkatkan imajinasi, perilaku dan produktivitas kita.
Hairunnisa dalam Let’s Be Creative! mengatakan bahwa ciri-ciri psikologis seseorang yang berjiwa kreatif adalah sebagai berikut:
1. Dorongan untuk menemukan keteraturan dalam keadaan kacau balau.
2. Minat menemukan masalah yang tidak umum dan juga penyelesaiannya.
3. Kemampuan membentuk kaitan-kaitan baru dan menantang anggapan tradisional.
4. Kemampuan menyeimbangkan kreasi gagasan dengan pengujian dan penilaian.
5. Hasrat untuk melenyapkan berbagai hal yang membatasi kemampuan.
6. Termotivasi oleh masalah/ tugas itu sendiri, bukannya oleh keuntungan lain, seperti uang atau popularitas.

Jika seseorang memiliki satu atau semua ciri-ciri tersebut maka itu berarti ia memiliki kemampuan yang lebih, dalam mengkondisikan moodnya, termasuk semangat belajarnya dengan cara-cara yang khas.
Ketika sebagian orang hanya terpaku pada satu titik, maka seorang yang berjiwa kreatif, ia memiliki lebih dari satu titik, hingga suatu saat ia mampu menyambungkan semua titik yang dimiliki sehingga menghasilkan sebuah garis yang mampu menjadi solusi bagi masalahnya.
Ketika sebagian orang hanya mampu melakukan hal-hal yang biasa dalam cara belajarnya, maka dia yang berjiwa kreatif mampu menemukan bahkan menghasilkan hal-hal yang luar biasa dalam cara belajarnya. Karenanya, ini akan sangat berpengaruh terhadap semangat belajar itu sendiri.
Orang yang hanya mampu melakukan hal yang biasa dalam cara belajarnya maka otomatis dia hanya mampu melakukan sesuatu yang memang sudah turun temurun. Misalnya, dia hanya akan belajar pada jam belajar kampus, dengan sumber buku yang berasal dari kampus, dan ketika dia merasa jemu dan lelah maka dengan cepat ia akan meninggalkan rutinitas belajar tersebut, dan inilah yang disebut mediokritas (suatu keadaan yang bersifat biasa-biasa saja atau sedang).
Berbeda halnya dengan orang yang berjiwa kreatif, ia akan mencari sesuatu yang luar biasa atau cara belajar yang luar biasa. Ia akan mencari waktu-waktu tertentu untuk belajar yang memang pada waktu-waktu tersebut otak mampu menyerap ilmu dengan baik, ia akan memanfaatkan sarana apa saja yang memang mampu membantu untuk menambah wawasannya. Karenanya, ketika ia merasa lelah (semangat belajarnya menurun), maka dengan cepat ia akan membuat sesuatu yang mampu me-charge kembali semangat belajarnya. Banyak cara yang bisa ia lakukan, misalnya dengan menuliskan kata-kata motivasi yang mampu memperbaharui semangatnya atau menuliskan target hidup yang harus dicapai, kemudian menempelkannya pada dinding kamar , pada cermin, atau tempat-tempat lain yang sering menjadi objek pandangannya. Sehingga, ketika terjadi penurunan semangat, maka kondisi tersebut tidak akan berlangsung dalam waktu yang lama.
Dari pembahasan diatas, kita dapat mengetahui bahwa teramat penting peran sebuah kreativitas, dengan kreativitas kita mampu mengubah hal-hal yang biasa menjadi luar biasa termasuk dalam hal belajar. Seseorang mengatakan bahwa jika segala sesuatu dilakukan dengan biasa-biasa saja, maka hasil yang diperoleh pun biasa-biasa saja. Lain lagi jika kita mengerahkan seluruh kemampuan, seluruh potensi, termasuk potensi kreativitas yang kita miliki untuk mencapai sesuatu yang luar biasa!
Akhirnya keputusan ada pada diri kita sendiri. BIAZA atau RUAARR BIAZA??
MEDIOKRITAS atau KREATIVITAS??

Referensi:
Hairunnisa, Anita. 2006. Let’s Be Creative!. Bandung:Kaifa.
Yuliana. 2007. “Makna Kreativitas”. (online) Tersedia: http://ameeratuljannah.wordpress.com/2007/07/24/menumbuhkembangkan-kreativitas-anak. (9 November 2009)
Auliana. 2008. “Kreativitas”. (online)
Tersedia: http://lavender2night.multiply.com/journal/item/12. (9 November 2009)
Irwan SGM. 2008. “Potensi Otak Anda”. (online)
Tersedia: http://www.tranceformasiindonesia.com/?p=36. (9November)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: