MASA-MASA PERKEMBANGAN REMAJA Niken Nur Anisa O900768 PPB-A/2009

PENDAHULUAN

Istilah adolescene atau remaja berasala dari kata latin adolescere yang berarti “tumbuh” atau “tumbuh menjadi dewasa”. Istilah adolescene,seperti yang dipergunakan saat ini, mempunyai arti yang lebih luas, mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik. Pandangan ini diungkapkan oleh Piaget (121) dengan mengatakan bahwa:

Secara psikologis, masa remaja adalah usia di mana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa, usia di mana anaktidak lagi merasa dibawah tingkat orang-orang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkatan yang sama, sekurang-kurangnya dalam masalah hak. Integrasi dalam masyarakat (dewasa) mempunyai banyak aspek efektif, kurang lebih berhubungan dengan masa puber,termasuk juga perubahan intelektual yang mencolok. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkannya untuk mencapai integrasi dalam hubungan social orang dewasa, yang kenyataannya merupakan ciri khas yang umum dari periode perkembangan ini.

Para remaja yang harus mengikuti standar budaya kawula muda bila ingin diterima oleh kelompok sebayanyaharus mempelajari standar perilaku dan nilai-nilai yang nantinya harus diubah sebelum mereka diterima oleh budaya dewasa. Misalnya, gaya pakaian dan tata rambut yang tidak rapih, yang didukung standar budaya kawula muda saat ini tidak diterima oleh budaya dewasa dan harus diubah secara drastic kalau remaja dalam menyongsong kematangan.

Batasan usia remaja yang umum digunakan oleh para ahli adalah antara 12 hingga 21 tahun. Rentang waktu usia remaja ini biasanya dibedakan atas tiga, yaitu: 12-15 tahun = masa remaja awal, 15-18 tahun = masa remaja akhir.

Ciri-ciri Masa Remaja

Semua periode yang penting selama rentang kehidupan, masa remaja mempunyai ciri-ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya dan sesudahnya.

1

  • Masa remaja sebagai periode penting

Kendatipun semua periode dalam rentang kehidupan adalah penting. Namun kadar kepentingannya berbeda-beda. Ada beberapa periode yang lebih penting daripada beberapa periode lainnya, Karena akibatnya yang langsung terhadap sikap dan akibat jangka panjangnya. Pada periode remaja, baik akibat langsung maupun akibat jangka panjang tetap penting.Ada periode yang penting karena akibat fisik dan ada lagi karena psikologis. Pada periode remaja kedua-duanya sama-sama penting.

  • Masa remaja sebagai periode peralihan

Peralihan tidak berarti terputus dengan atau berubah dari apa yang telah terjadi sebelumnya, melainkan lebih-lebih sebuah peralihan dari satu tahap perkembangan ke tahap berikutnya. Artinya, apa yang telah terjadi sebelumnya akan meninggalkan bekasnya pada apa yang terjadi sekarang dan akan datang.

  • Masa remaja sebagai periode perubahan

Ada empat perubahan yang sama yang hamper universal. Pertama, meningginya emosi, yang intensitasnya bergantung pada tingkat perubahan fisik dan psikologis yang terjadi. Kedua, perubahan tubuh, minat dan peran yang diharapkan oleh kelompok sosial untuk dipesankan, menimbulkan masalah baru. Ketiga, dengan berubahnya minat dan pola perilaku, maka nilai-nilai juga berubah. Keempat, sebagian besar remaja bersikap ambivalen terhadap setiap perubahan.

  • Masa remaja sebagai usia bermasalah

Setiap periode mempunyai masalahnya sendiri-sendiri, namun masalah masa remaja sering menjadi masalah yang sulit diatasi baik oleh laki-laki maupun perempuan. Karena ketidakmampuan mereka untuk mengatasi sendiri masalahnya menurut cara yang mereka yakini, banyak remaja akhirnyamenemukan bahwa penyelesaiannya tiak selalu sesuai dengan harapan mereka.

  • Masa remaja sebagai ambang masa dewasa

Dengan semakin mendekatnya usia kematangan yang sah, para remaja menjadi gelisah untuk meninggalkan stereotip belasan tahun dan untuk memberikan kesan bahwa mereka sudah hamper dewasa.

 

Tugas Perkembangan pada Masa Remaja

Tugas perkembangan pada masa remajamenuntut perubahan besar dalam sikap dan pola perilaku anak. Akibatnya hanya sedikit anak laki-laki dan perempuan yang dapat diharapkan untuk menguasai tugas-tugas tersebut selama awal masa remaja, apalagi mereka yang matangnya terlambat. Kebanyakan harapan ditumpukan pada hal ini adalah bahwa remaja muda akan meletakkan dasar-dasar bagi pembentukan sikap dan pola perilaku.

2

Perubahan Fisik Selama Remaja

Pertumbuhan fisik masih jauh dari sempurna pada saat puber berakhir, dan juga belum sepenuhnya sempurna pada akhir masa awal remaja.

 

Keadaan Emosi Selama Masa Remaja

Secara tradisonal masa remaja dianggap sebagai periode “badai dan tekanan” suatu masa dimana ketegangan emosi meninggi sebagai akibat dari perubahan fisik dan kelenjar. Pertumbuhan yang terjadi terutama bersifat melengkapi pola yang sudah terbentuk pada masa puber. Oleh karena itu, perlu dicari keterangan lain yang menjelaskan ketegangan emosi yang khas pada usia ini.

Penjelasan diperoleh dari kondisi social yang mengelilingi remaja masa kini. Adapun meningginya emosi terutama karena anak laki-laki dan perempuan berada dibawah tekanan social dan menghadapi kondisi baru, sedangkan selama masa kanak-kanak ia kurang mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan-keadaan. Meskipun emosi remaja seringkali sangat kuat, tidak terkendali dan tampaknya irasional, tetapi pada umumnya dari tahun ke tahun terjadi perbaikan perilaku emosional.

Perubahan Sosial

Salah satu tugas perkembangan masa remaja yang tersulit adalah yang berhubungan dengan penyesuaian social. Remaja harus menyesuaikan diri dengan lawan jenis dalam hubungan yang sebelumnya belum pernah ada dan harus menyesuaikan dengan orang dewasa diluar lingkungan keluarga dan sekolah.

Untuk mencapai tujuan dari pola sosialisasi dewasa, remaja harus membuat banyak penyesuaian baru. Yang terpenting dan tersulit adalah penyesuaian diri dengan meningkatnya pengaruh kelompok sebaya, perubahan dalam perilaku social, pengelompokan social yang baru, nilai-nilai baru dalam seleksi persahabataan, niali-nilai baru dalam dukungan dan penolakan social, dan nilai-nilai baru dalam seleksi pemimpin.

 

Beberapa Minat Remaja

Adapun sebabnya minat remaja bersifat universal adalah minat remaja bergantung pada seks  , intelegensi , lingkungan dimana ia hidup , kesempatan untuk mengembangkan minta, minat teman-teman sebaya status

 

3

dalam kelompok social, kemampuan bawaan, minat keluarga, dan banyak factor lain.

Dalam masa remaja , minat yang dibawa dari masa kanak-kanak cenderung berkurang dan digantikan oleh minat yang lebih matang. Juga karena tanggung jawab yang lebih besar yang harus dipikul oleh remaja yang lebih tua dan berkurangnya waktu yang dapat digunakan sesuka hati, maka remaja yang lebih besar terpaksa harus membatasi minatnya, terutama dibidang rekreasi.

Semua remaja muda sedikit banyak memiliki minat-minat khusus tertentu yang terdiri dari  berbagai kategori, yang terpenting diantaranya adalah minat pada rekreasi, minat social, minat pribadi, minat paa pendidikan, minat pada pekerjaan, minat pada agama dan minat pada simbol status

 

Perubahan Moral

Salah satu tugas perkembangan penting yag harus dikuasai remaja adalah mempelajari  apa yang diharapkan oleh kelompok dari padanya dan kemudian mau membentuk perilakunya agar sesuai dengan harapan social tanpa terus dibimbing, diawasi, didorong dan diancam hukuman seperti yang dialami aktu anak-anak. Remaja diharapkan mengganti konsep-konsep moral yang berlaku khusus dimasa kanak-kanak dengan prinsip moral yang berlaku umum dan merumuskannya kedalam kode moral yang akan berfungsi sebagai pedoman bagi perilakunya.

 

KESIMPULAN

Masa remaja, yang berlangsung dari saat individu menjadi matang secara seksual samapai usia delapan belas tahun-usia kematangan yang resmi –dibagi kepada awal masa remaja, yang berlangsung sampai usia tujuh belas tahu, dan akhir masa remaja yang berlangsung sampai usia kematangan yang resmi. Ini merupakan masa yang penting dalam rentang kehidupan, suatu periode peralihan , suatu masa perubahan, usia bermasalah , saat dimana individu mencari identitas, usia yang menakutkan , masa tidak realistik dan ambang dewasa. Dalam masa-masa perkembangan remaja, beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu cirri-ciri perkembangan remaja,tugas perkembangan remaja, perubahan fisik, perubahan social, keadaan emosi, minat-minta para remaja, perubahan moral dll.

 

4

 

 

REFERENSI

Hurlock Elizabeth.1950. Child development. New York. Mc Graw Hill Book Company. Inc.

Yusuf syamsu.2000. Psikologi perkembangan anak dan remaja, Bandung: Rosda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: