MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI PADA ANAK Salamah Mutmainah 0901426 Jurusan Psikoligi Pendidikan dan Bimbingan

Percaya diri merupakan suatu sikap yang harus dimiliki oleh setiap orang,karena dengan percaya diri seseorang merasa dirinya berharga dan mempunyai kemampuan menjalani kehidupan,mempertimbangkan berbagai pilihan dan membuat keputusan sendiri. Percaya  diri menurut Thursan Hakim adalah :

“ rasa percaya diri dikatakan sebagai suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai tujuan dalam hidupnya “.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan percaya diri seseorang akan mendapatkan keyakinan dalam dirinya untuk menggali segala potensi yang dimiliki agar ia dihargai dan dapat menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi dalam kehidupannya.

Anak sangat perlu memiliki rasa percaya diri karena dengan percaya diri anak tidak akan selalu menggantungkan hidup pada orang lain. Anak yang mempunyai rasa percaya diri akan bertindak dan berbuat dengan penuh tanggung jawab. Percaya diri tidak bisa terbentuk begitu saja,ini tergantung pada faktor yang mempengaruhinya.

 

Ciri dan karakteristik perilaku percaya diri

Menurut beberapa ahli terdapat ciri–ciri dan karakteristik perilaku percaya diri diantaranya : menurut Anita lie ( 2004 :4 ) percaya diri pada anak mempunyai perilaku seperti : yakin pada diri sendiri,tidak bergantung pada orang lain,merasa dirinya berharga,tidak menyombongkan diri dan memiliki keberanian untuk bertindak.

 

 

 

Faktor  yang dapat mempengaruhi percaya diri anak

Keluarga sangatlah berpengaruh dalam pembentukan ini, karena keluarga merupakan yang pertama dan yang utama dalam pembentukan rasa percaya diri anak. Selain keluarga juga dipengaruhi oleh lingkungan,masyarakat dan pola asuh. Apabila keluarganya mendukung, anak akan lebih siap untuk mengembangkan diri dalam lingkungannya. Kurangnya percaya diri pada anak disebabkan karena perlakuan orang tua yang terlalu otoriter dan lingkungannya dan kurang memberikan rangsangan atau stimulus dan dorongan untuk memberikan kesempatan pada anak dalam menyelesaikan tugasnya.

Kurangnya percaya diri pada anak akan membuat anak selalu bergantung pada orang lain dan menarik diri dari lingkungannya. Anak yang kurang percaya diri akan terlihat tidak mandiri,karena kemandirian erat kaitannya dengan percaya diri. Maka dari itu perang keluaga khususnya orang tua sangatlah penting bagi anak.

 

Cara menumbuhkan kepercayaan diri pada anak

Untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak dibutuhkan cara yang berbeda dengan orang dewasa. Karena kemampuan berpikir dan pemahamannya masih sangat terbatas,karena itu pada anak dapat diberikan stimulus–stimulus secara bertahap dalam menumbuhkan rasa percaya diri.

Anita Lie ( 2004 : 37 ) mengemukakan tahap–tahap dalam menumbuhkan percaya diri anak yaitu :

  1. Hargai anak dengan memperlakukannya sebagai pribadi yang utuh
  2. Beri kesempatan pada anak untuk mengungkapkan perasaannya sendiri
  3. Pamerkan hasil karya anak
  4. Tegurlah anak dengan penuh kasih dan jangan permalukan didepan umum.
  5. Berikan kesempatan pada anak untuk membantu orang lain.

 

 

 

 

Keunggulan atau kelebihan anak yang mempunyai kepercayaan diri

Keunggulan atau kelebihan anak yang punya kepercayaan diri ialah terlihat ceria dan bahagia dan punya keberanian dalam menjalani hidupnya. Anak seperti ini dapat mengatasi segala persoalannya dan tidak menarik diri dari lingkungannya serta dapat memperlihatkan potensi yang baik melalui presttasi yang dicapainya. Selanjutnya anak yang mempunyai rasa percaya diri akan mudah dipercaya oleh orang lain.

Jadi kepercayaan diri merupakan modal dasar seorang anak manusia dalam memenuhi kebutuhannya sendiri. Ketika baru dilahirkan seorang anak sangat bergantung pada orang dewasa dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam proses selanjutnya anak berhasil bertahan hidup dan makin meningkatkan berbagai kemampuan untuk mengurangi ketergantungan pada orang dewasa dalam memenuhi kebutuhan sendiri.

Kehidupan keluarga yang hangat dan hubungan antar keluarga yang erat akan memberikan rasa aman. Selanjutnya rasa aman ini memungkinkan anak memperoleh modal dasar percaya diri dan mengembangkan modal dasar ini. Dengan percaya diri, anak akan bertumbuh dalam pengalaman dan kemampuan dan akhirnya menjadi pribadi yang sehat dan mandiri.

 

Kesimpulan

Percaya diri harus dimiliki seorang anak untuk dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Rasa percaya diri ini harus ditanamkan sedini mungkin,ini dapat dilaksanakan dalam keluarga, diman orang tua yang menjadi panutan dan peran penting dalam memberikan rangsangan atau stimulus – stimulus untuk dapat meningkatkan percaya diri pada anak.

 

 

 

 

 

 

Referensi

  • Hakim, Thursan. 2002. Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri Anak. : Puspa Swara
  • Lie, Anita. 2004. 101 Cara Menumbuhkan Perrcaya Diri Anak. Jakarta : PT Elex Media Kompotindo
  • Yusuf, LN Syamsu. 2002. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung : PT Remaja Rosda Karya

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: